Anak kecil main api
Terbakar hatinya yang sepi
Airmata darah bercampur keringat
Bumi dipijak milik orang..
Nenek moyang kaya raya
Tergadai seluruh harta benda
Akibat sengketa sesama kita
Cinta lenyap diarus zaman
Indahnya bumi kita ini
Warisan berkurun lamanya
Hasil mengalir ke tangan yang lain
Pribumi merintih sendiri
Masa depan sungguh kelam
Kan lenyap peristiwa semalam
Tertutuplah hati, terkunci mati
Maruah peribadi dah hilang
Kini kita cuma tinggal kuasa
Yang akan menentukan bangsa
Bersatulah hati bersama berbakti
Pulih kembali harga diri
Kita sudah tiada masa
Majulah dengan maha perkasa
Janganlah terlalai, teruskan usaha
Melayu kan gagah di nusantara
Posted at 04:38 pm by tunteja
Permalink

Tunteja..
lagenda atau mitos?
yang hadir bak bayang..
menjadi cerita turun temurun
sejarahnya tanpa fakta
hikayatnya tiada sama..
benarkah ia?
atau
sekadar omongan..
menyisip masa terluang..
______________________________________________________________________
Posted at 11:37 pm by tunteja
Permalink
Jangan hidup seperti kiambang...
Atas tak sampai, bawah tak jejak.
Tertalu arif badan binasa...
Kurang arif badan celaka.
Dimana ada kemahuan, di situ ada jalan
dimana ada kesulitan, di situ ada kelapangan
Budi merangkak, akal menjalani,
ikhtiar memiliki, untung menyudahi.
Hargailah orang bawahan..
Ketahuilah bahawa sutera asalnya dari ulat.
Disangka langit itu rendah,
Dipandang dekat ... dicapai tak dapat.
Kita umpama melukut,
Masuk tak memenuhi ... keluar tak mengurangi
Isteri....
Bukan letaknya di kepala untuk jadi atasannya
Tidak juga di kaki untuk jadi alasnya
Tapi dekat di hati untuk dilindungi, disayangi & dicintai.
Banyak cakap banyak silap, banyak silap banyak dosa,
Banyak dosa api neraka balasannya,
Dari itu, senyaplah wahai saudara...
Posted at 03:14 pm by tunteja
Permalink